PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DENGAN HIDROPONIK DI DESA TAINEMEN, KECAMATAN WUARLABOBAR, KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR, MALUKU
Keywords:
hidroponik, organik, kebun sayuranAbstract
Pengabdian masyarakat di Desa Teinemen, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku dilatarbelakangi kurangnya pemanfaatan lahan di sekitar tempat tinggal warga, banyak lahan kosong yang luas di sekitar pekarangan rumah warga namun hanya ditumbuhi oleh rumput liar dan bunga. Lahan kosong yang ada di pekarangan warga sangat cocok untuk ditanamai berbagai macam sayuran karena secara geografis Desa Tainemen berada di pesisir pantai dan daerah perbukitan yang iklimnya sangat cocok untuk pertumbuhan sayur mayur. Masih banyak warga yang kurang paham tentang bagaimana memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayur-sayuran dengan teknik hidroponik sehingga lahan kosong terbengkalai begitu saja. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kesadaran serta memotivasi warga khususnya kelompok ibu- ibu dalam pemanfaatan lahan kosong/ pekarangan sebagai sumber pangan, (2) menerapkan teknik sederhana penanaman lahan pekarangan dan pemeliharaannya yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat. Dalam rangka mencapai tujuan pengabdian masyarakat kali ini, maka kami memberikan praktek langsung tentang bercocok tanam hidroponik. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) pada dasarnya warga masyarakat tertarik untuk memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayuran dengan sistem hidroponik, (2) kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan warga tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan dengan sistem bercocok tanam hidroponik, sebagai sumber ketahanan pangan untuk keluarga.
References
Ashari, Saptana, dan Purwantini, T.B. 2012. Potensi Dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Bogor: Pusat Sosial Ekonomi dan Kebikajan Pertanian
Dwiratna, N.P.S., Widyasanti, A. , dan Rahmah, D.M. Pemanfaatan Lahan Pekarangan Dengan Menerapkan Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Dharmakarya. Vol. 5, No. 1, Mei 2016 (online) diakses 7 Juni 2017
Murali MR, Soundaria M, Maheswari V, Santhakumari P, Gopal. V. 2011. Hydroponics, a novel alternative for geoponic cultivation of medicinal plants and food crops. Int. J. Pharm. Bio. Sci. 2(2):286-296.
Orsini, F et al, 2012, Technical manual, Urban Vegetable Production, Hortis – Horticulture in towns for inclusion and socialization (526476-LLP-1-2012-1, IT GRUNDTVIG-GMP)
Purbajanti, D.Endang., Slamet, Widyati., Kusmiyati Florentina. 2017. Bertanam Tanpa Tanah. EF Press Digimedia. Semarang.
Resh H.M, 2013, Hydroponic Food Production, A Definitive Guidebook for the Advanced Home Gardener and the Commercial Hydroponic Grower, CRC Press
Rochintaniawati D. 2016. Hidroponik Sederhana. http://file.upi.edu/Direktori/fpmipa /jur._pend._biologi/diana rochintaniawati/biology_terapan/hi droponik_sederhana.pdf
Roidah, I.S. 2014. Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo. Vol. 1, No. 2, Tahun 2014 (online), diakses 7 Juni 2017.
Siregar, J., Triyono, S., & Suhandy, D. (2015). Pengujian Beberapa Nutrisi Hidroponik Pada Sselada ( Lactuca sativa L . ) Dengan Teknologi Hidroponik Sistem Terapung ( THST ) Termodifikasi Examining Of Several Hidroponics Nutrients For Lettuce On Modified Floating System Hidroponic Technology. Jurnal Teknik Pertanian, 4(1), 65–72
Surtinah. 2016. Penambahan Oksigen Pada Mdia Tanam Hidroponik Terhadap Pertumbuhan Pakcoy (Brassica rapa). Jurnal Bibiet. Vol 1 (1).
Susilawati. 2019. Dasar-dasar Bertanam Secara Hidroponik. Universitas Sriwijaya. Palembang
Swastika, Sri.., Yulfida, Ade., Sumitro, Yogo. 2017. Budidaya Sayuran Hidroponik. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Pekanbaru-Riau
Trina E. Tallei, Inneke F.M Rumengan, Ahmad A.Adam. 2017. Hidroponik Untuk Pemula. LPPM Unsrat. Manado.


mini.png)

